Sejarah

Program studi Ilmu Penyakit Dalam secara resmi berdiri pada tanggal 10 Maret 1980, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 076/U/1980, yaitu mengenai penyelenggaraan Program Studi Penyakit Dalam pada Program Pendidikan Dokter Spesialis I di Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada,Universitas Hasanuddin, meneruskan apa yang telah dirintis sebelumnya oleh RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Pada perkembangan selanjutnya menyesuaikan dengan perkembangan fakultas kedokteran di masa mendatang dan sebagai konsekuensi perkembangan ilmu maka bagian penyakit dalam diresmikan menjadi Program Studi Dokter Spesialis I pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga No. 1769/H3/KR/2010. Dan semenjak Desember 2010 resmi disebut sebagai Departemen Ilmu Penyakit Dalam (IPD), para lulusan dokter spesialis masih disebut sebagai dokter spesialis penyakit dalam / dr SpPD. Gelar inipun berubah hingga sekarang menjadi SpPD. Saat ini izin penyelenggaraan program studi dilaksanakan berdasarkan SK baru yaitu nomor 407/UN3/2016 yang berlaku selama 3 (tiga) tahun (21 September 2016- 21 September 2019).